Senin, 06 Januari 2014

Resume Praktikum jarkom "Konfigurasi Access Point"

Pada artikel kali ini saya akan berbagi ilmu mengenai konfigurasi Acces point yang saya dapatkan pada praktikum mata kuliah jaringan komputer pada 25 oktober 2013 lalu.
            Sebelum kita membahas tentang konfigurasi acces point, terlebih dahulu kita cari tahu apa itu yang dimaksud dengan acces point?
            Menurut Wikipedia.org, Acces point atau biasa disingkat dengan AP adalah adalah suatu peranti yang memungkinkan peranti nirkabel untuk terhubung ke dalam jaringan dengan menggunakan Wi-Fi,Bluetooth, atau standar lain. WAP biasanya tersambung ke suatu router (melalui kabel) sehingga dapat meneruskan data antara berbagai peranti nirkabel (seperti komputer atau pencetak) dengan jaringan berkabel pada suatu jaringan.
            Sebelum melakukan konfigurasi acces point ada beberapa hal yang perlu disiapkan, diantaranya :
1)      Router (Acess point Linksys)
Pada bagian router ini terdapat 3 buah lampu LED sebagai indicator, diantaranya :
·         Lampu indikator Power          = mengindikasikan bahwa device sudah menyala
·         Lampu indikator Act   = mengindikasikan device siap digunakan / Indikator reset
·         Lampu indikator Link  = Acces point sudah terhubung dengan device lain

Pada bagian belakang router Linksys terdapat :
·         Port untuk kabel RJ45
·         Tombol reset

·         Lubang untuk kabel power

Gambar Router Linksys (source : windowsvistahelpnow.com)
1)      Kabel RJ45 bertipe straight
Pada dasarnya kabel RJ45 bertipe straight ataupun cross sama saja, hanya saja susunan kabelnya yang berbeda, susunan kabelnya sebagai berikut :
·         Orange putih
·         Orange
·         Hijau putih
·         Biru
·         Biru putih
·         Hijau
·         Coklat putih
·         Coklat 
Susunan kabel tersebut berlaku untuk kedua ujung kabel
Gambar kabel RJ45 tipe straight (source : e.akamai.net)
1)      Personal Computer / Laptop
Untuk device yang satu ini saya rasa tidak memerlukan penjelasan lebih lanjut lagi :D
Gambar Personal Computer (PC) (source : buldani.blogdetik.com)
KONFIGURASI

·         Hidupkan Router
·         Pertama reset router Linksys, dengan cara menekan tombol reset di bagian belakang selama kurang lebih 20 detik hingga lampu LED Act mati.
·         Masukan Kabel RJ45 ke router dan PC
·         Seting IP address PC,  misal : 192.168.1.2

·         Buka browser anda kemudian masuk ke alamat : 192.168.1.245

Menu – Menu Pada LinkSys
·         Menu Network Setup :
Terdapat nama device, tipe konfigurasi, ip address default, subnet mask, dan default gate way yang digunakan.
·         Menu AP Mode
Terdapat konfigurasi Acees point. Ada pilihan sebagai Acess point biasa, AP client, Wireless Repeater dan Bridge

·         Menu Wireless
Terdapat pilihan konfigurasi Acess point yang lebih spesifik, seperti : Jenis sinyal, keamanan, perangkat yang dapat terkoneksi, dll.
 
·         Menu Wireless security
Didalamnya menyediakan pilihan konfigurasi keamanan seperti : WEP, WPA, WPA2, dan Radius.

·         Wireless MAC Filter
Untuk mem-filter / menyaring alamat fisik perangkat tertentu yang terkoneksi dengan Access Point tersebut.
·         Advance Wireless setting
Menu ini menyediakan konfigurasi mengenai perangkat langsung seperti : Antena, layering, frame burst.

·         Administration
Menu ini menyediakan konfigurasi administrasi Access Point seperti : Merubah password, login, backup, restore setting, SNMP dll.


·         Status
Berisi Informasi konektifitas access point local network dan wireless network
Demikian Resume dari Praktikum Jaringan Komputer tersebut, semoga bermanfaat J

Referensi : 







Rabu, 27 November 2013

2. (Resume) Linux File Permission


Linux file permission ialah hak akses bagi user untuk mengakses (read, write, execute) sebuah file.

·         User :
Username dari orang yang memiliki file tersebut
·         Grup :
Grup user yang memiliki file tersebut, semua pengguna yang termasuk kedalam kelompok yang memiliki file tersebut memiliki hak akses yang sama ke file.
·         Other :
Seorang pengguna yang bukan pemilik file dan tidak termasuk dalam kelompok yang sama.

Ada 3 jenis izin hak akses di linux, yaitu :

·         Read
Pada file biasa, read berarti file dapat dibuka dan dapat dibaca. Pada sebuah direktori, read berarti anda dapat melihat daftar isi direktori.
·         Write
Pada file biasa, write berarti file dapat dimodifikasi. Pada sebuah direktori, write berarti anda dapat menambah, menghapus dan mengubah nama file dalam direktori.
·         Execute
Pada file biasa, execute berarti file dapat dijalankan sebagai program atau shell script. Pada sebuah direktori, execute (disebut juga “search bit”) berarti anda dapat mengakses file dalam direktori dan memasukannya, dengan perintah tertentu, misalnya cd.

Melihat Hak Akses File
Untuk melihat hak akses dari file dengan melihat daftar direktori dapat memasukan command :
·         ls –l
Setelah memasukan command tersebut akan muncul tampilan yang memiliki arti:
1.      Kolom pertama, menunjukan jenis file dan perizinan
2.      Kolom kedua, menunjukan jumlah link
3.      Kolom ketiga, menunjukan pemilik file
4.      Kolom ke empat, menunjukan kelompok pemilik file
5.      Kolom lainnya menunjukan ukuran file dalam skala byte, tanggal dan waktu modifikasi terakshir, dan nama file.
Karakter pertama menunjukan :
·         d = directory
·         - = regular file
·         l = symbolic link
·         s = unix domain socket
·         p = named pipe
·         c = character device file
·         b = b;ock device file

9 karakter berikutnya menunjukan :
·         r = read permission
·         w = write permission
·         x = execute permission
·         - = no permission
Mengatur hak akses
Hak akses file dapat diatur dengan menggunakan command chmod. Chmod memiliki 2 mode yaitu simbolik dan numeric.
1.      Mode simbolik
Which  User :
u user
g group
o other
a all

What to do :
+ menambah permission
- Menghapus permission
= set permission

Which Permission
r = read
w = write
x = execute
2.      Mode Numerik
4 = read (r)
2 = write (w)
1 = execute (x)
0 = tidak ada izin (-)

Which number :
0                    ---
1                    –x
2                    –w-
3                    –wx
4                    r—
5                    r-x
6                    rw-
7                    rwx
Mengubah kepemilikan direktori :
·         chown option pemilik_baru nama_file/direktori
melihat kepemilikan suatu file dan grup
·         ls dengan option –l
merubah kepemilikan file dengan user lain
·         chown haha hihi
mengubah permission semua file yang ada dalam sub-direktori dalam direktori yang sedang aktif
·         chown –R haha hihi work


1. (Resume) Manajemen File dan Direktori


Pada praktikum SO (sistem Operasi) tanggal 14 november, kami mempelajari manajemen file dan direktori, untuk membantu memahami mengenai materi tersebut ada beberapa command yang dapat digunakan, antara lain :

Melihat daftar direktori :
·         pwd
·         ls
·         ls /home/user/praktikum
Menampilkan daftar direktori dengan format yang panjang :
·         ls –al
saat kita memasukan perintah tersebut, pada kolom pertama akan menunjukan jenis file dan perizinan. Kolom kedua menunjukan jumlah link (entri direktori yang merujuk ke file), kolom ketiga menunjukan pemilik file, kolom ke empat menunjukan kelompok pemilik file. Sedangkan kolom lainnya menunjukan ukuran file dalam skala byte, tanggal dan waktu modifikasi file terakhir, serta nama file.
            Karekter pertama  menunjukan :
·         d = directory
·         - = regular file
·         l = symbolic link
·         s = Unix domain socket
·         p = named pipe
·         c = character device file
·         b = block device file
9 karakter berikutnya menunjukan :
·         r = read permission
·         w = write permission
·         x = execute permission
·         - = no permission
Sorting
Untuk menampilkan daftar file yang diurutkan dari A – Z
·         ls
Untuk menampilkan daftar file yang diurutkan berdasarkan waktu (terbaru – terlama)
·         ls –lt
Untuk mengurutkan daftar file berdasarkan ukuran file (besar – kecil)
·         ls –Is
Untuk membalikan urutan file (misal dari kecil – besar)
·         ls –lrs

Mengkopi, Memindahkan dan Menghapus file
Menyalin satu atau banyak file atau direktori
·         cp
Memindahkan dan memberi nama baru pada satu atau banyak file atau direktori
·         mv
Menghapus satu atau banyak file atau direktori
·         rm
Terdapat pilihan yang dapat digabungkan dengan perintah copy dan moving
Menghapus file yang ada walaupun file tidak dapat ditulis
·         -f
·         --force
Meminta konfirmasi sebelum mengganti file yang ada
·         -i
·         --interactive
Membuat cadangan file yang akan diganti
·         -b
·         --backup
Membuat dan menghapus direktori
Membuat sub-direktori bersarang
·         mkdir –p
Menghapus file atau direktori secara rekursif
·         rm –r
Membuat file kosong
·         touch
Menggunakan perintah find
Mencari file atau direktori
·         find . –name “text”
Kompresi File
Kompresi dengan gzip
·         gzip –d services.gz
Kompresi dengan bzip2
·         bzip2 services
Dekompresi file bzip2

·         bunzip2 services.bz2

Sabtu, 19 Oktober 2013

(Cheat Sheet) Perintah Dasar Pada LINUX

PERINTAH SUPER USER

  • sudo <opsi>
Aksi sebagai super user.

PERINTAH KONGKURENSI

  • sudo find <dir> -name <karakteristik> | grep <karakteristik>

Untuk menampilkan hasil dari pencarian dengan hak akses super user pada direktori (dir) tertentu & pencarian untuk suatu nama file tertentu (karakteristik) yang di beri warna tertentu.

  • sudo find <dir> -name <karakteristik> | xargs ls -l
Untuk menampilkan hasil dari pencarian dengan hak akses super user pada direktori (dir) tertentu & pencarian untuk suatu nama file tertentu (karakteristik), hasil pencarian ditampilkan bergabung dengan keterangan atribut yang ada

  • find ~ -name <karakteristik> | xargs >> <namafile>

Hasil pencarian dimasukan pada direktori (dir) home dan hasil pencarian suatu file tertentu dimasukan kedalam sebuah file


  • ps aux | grep <karakteristik>

Menampilkan status proses yang tersedia secara rinci, dan karakteristik yang telah ditentukan ditandai dengan warna tertentu

PERINTAH MANAJEMEN PROSES

  • ps
Menampilkan status proses yang sedang dijalankan

  • ps a
Menampilkan status seluruh proses yang sedang dijalankan

  • ps u
Menampilkan seluruh proses yang sedang dijalankan beserta user yang menjalankannya

  • ps -u <nama_user>
Menampilkan status seluruh proses yang sedang dijalankan dengan nama tertentu yang telah di masukan

  • ps x
Menampilkan status proses yang sedamg dijalankan dengan keterangan pada TTY/teletype yang dimaksud

  • ps aux
Menampilkan status seluruh proses yang sedang dijalankan secara rinci dan lengkap

  • ps -eh
Menampilkan hubungan proses parent dengan child dari parent tersebut

  • ps -ef
Menampilkan hubungan proses parent dengan child dari parent tersebut dan juga isinya

  • pstree
Menampilkan seluruh proses yang sedang dijalankan yang di tampilkan berbentuk hirarki pohon

  • top
Menampilkan proses yang sedang dijalankan, yang diurutkan dari yang menggunakan utilitas CPU besar ke kecil

  • htop
Menampilkan proses yang sedang dijalankan, yang diurutkan dari yang menggunakan utilitas CPU besar ke kecil. Tampilan lebih interaktif. tetapi harus diinstal terlebih dahulu

  • jobs
Mencetak pekerjaan dan statusnya yang sedang berlangsung

  • kill %<job_num>
Menghentikan proses dengan nomor job tertentu yang telah dimasukan

  • kill <pid>
Menghentikan proses dengan proses id (PID) tertentu

  • killall <nama_proses>
Menghentikan semua proses dengan nama proses tertentu


  • pkill <nama_proses>
Menghentikan proses dengan nama tertentu

  • bg
Menampilkan pekerjaan yang suspend (background proses)

  • fg
Menjalankan pekerjaan yang suspend

  • fg n
Menjalankan pekerjaan yang suspend si urutan ke-n


PERINTAH OPERASI FILE & FOLDER
  • pwd
Menampilkan direktori yang sedang aktif

  • ls

Menampilkan daftar file dan folder yang berada dalam direktori yang aktif

  • ls -a
Menampilkan daftar file dan folder yang tersembunyi dan tidak yang berada dalam direktori

  • ls-l
Menampilkan daftar file dan folder yang berada dalam direktori dengan keterangan atributnya

  • ls -al
Menampilkan daftar file dan folder yang tersembunyi dan tidak yang berada dalam direktori dengan keterangan atributnya

  • cd <dir>
Memindahkan direktori yang sedang aktif ke folder lain

  • mkdir <dir>
Membuat folder dalam direktori yang sedang aktif

  • rmdir <dir>
Menghapus folder pada direktori yang aktif tetapi tidak dengan isinya

  • rm <file>
Menghapus suatu file

  • rm -f <file>
Menghapus file secara paksa

  • rm -r <dir>
Menghapus folder beserta isinya

  • rm -rf <dir>
Menghapus folder beserta isinya secara paksa

  • cp <file1> <file2>

Membuat duplikat dari file1 ke file2

  • cp -R <dir1> <dir2>
Membuat duplikat folder dari dir1 beserta isinya ke folder dir2

  • mv <file> <dir>
Memindahkan file ke dalam suatu folder

  • mv <file1> <file2>
Mengganti nama file, dari file1 ke file2

  • touch <file>
Membuat file kosong

  • nano <file>
Membuka file dengan CLI text editor

  • cat <file>
Menampilkan / melihat isi file

  • head <file>
Menampilkan / melihat 10 baris pertama file

  • tail <file>

Menampilkan / melihat 10 baris terakhir file